Rabu, 08 Juli 2009

SEMPURNA

Saya itu termasuk tipe orang “perfeksionis”. Segala sesuatu harus dikerjakan dan terlihat “sempurna”, sampai yang sekecil-kecilnya. Jika ada teman, kerabat, partner, atau siapapun lah yang nggak beres saat “bekerja”, saya suka mengomel, tapi cuma dalam hati.

Lihat ada yang kerja tidak rapi, saya bete.
Lihat ada yang kerja sembrono, saya bete.
Paling bete sama orang yang pas orang lain lagi sibuk kerja tapi dia asik ngegosip, cerita nggak jelas juntrungannya. Ngomongin orang, lebih parah ngomongin temennya sendiri.

Suatu kali saya ngobrol dengan mama saya tercinta tentang hal ini, dan beliau bilang saya pun tak jauh beda dengan mereka. Bahkan sama saja dengan mereka. 

Pada dasarnya saya akan menjadi sama seperti mereka jika saya hanya mengatasi ketidakberesan saat “bekerja” itu dengan hanya mengeluh dan menjadikan mereka topik pembicaraan utama saat saya bete. Masalah saya itu nggak pernah selesai hanya dengan mengolah dan menyimpan itu semua menjadi cerita obrolan yang sarat dengan luapan emosi jiwa.

Tidak ada komentar: